Karya Siswa: Hore Ada Mading Lagi….

Ya…horeee…mading (majalah dinding) nya jalan lagi….dulu ada, tapi Bu Guru yang mengampu pindah. Sekarang ada lagi. Apalagi ada pelajara kreatifitas di sekolah kami, jadi isinya pastinya makin rame nanti. Dan jelas mading amat di butuhkan untuk memasang karya kami. Oya..kami ikut mengetik untuk mading itu lho…Silahkan melihat-lihat karya kami…

Salam
Keluarga SD Widodo Plampang

Mading dan Karya Siswa

Telur Paskah

Rabu, 15 April 2009
Salam semua. Setiap tahun sekolah kami pasti mengadakan perayaan Paskah. Ini karena sekolah kami merupakan sekolah Kristen. Kami senang mengikutinya. Orang tua kami yang beragama lain tahu dan mereka memahami kalau kegiatan itu memang rutin dilaksanakan di sekolah kami. Banyak kegiatan di sana. Selain cerita Paskah, ada juga puji-pujian, dan lomba menghias telur. Kami senang karena bisa berkreasi banyak dengan telur2 ini. Oya cerita Paskah juga selalu menarik diabwakan oleh Guru kami.

Tapi yang paling ditunggu kami adalah saat aktivitas menghias Telur Paskah. Kami bisa pegang-pegang cat poster dan gambar macam-macam. Berikut kami sertakan foto karya-karya kami. Oya, hiasan itu diberi nilai dan yang paling baik membawa pulang hadiah. Telurnya biasanya langsung kami makan he..he…

Salam
Keluarga SD Widodo Plampang

Telur Paskah

Kura-Kura Kertas

Aku pernah cerita kan kalau ada pelajaran kreatifitas, nah kami kelas 4 dan 5 Rabu tanggal 8 April 2009 kemarin membuat hiasan dari kertas bekas. Kata Pak Gideon dan Pak Eli—hmm kami sering memanggil mereka Mas—kertas bekas kalau diolah bisa banyak manfaatnya. Bisa buat pigura, buat kertas seni, buat hiasan dinding, dan buat tas belanja…lain kali katanya kami akan diajak buat yang terakhir ini. Mereka juga cerita kalau menggunakan kertas bekas kita bisa membantu menyelamatkan kehidupan. Kok bisa? Menurut Pak Guru, kalau kita terus-menerus menggunakan kertas baru, maka kita sama dengan terus menerus menebang hutan, karena kertas dibuat dari kayu. Nah kalau mengurangi penggunaan kertas atau memanfaatkan kertas bekas, berarti kita ikut mengurangi produksi kertas. Berarti kami ikut mengurangi menebang pohon. Nah pohon itu penghasil oksigen yang amat penting bagi kehidupan. Jadi kami ikut menjaga kehidupan. Siiiiippp…kami boleh berbangga kan? Kalau membuat kura-kuranya mudah kok, kita pertama membuat bubur dari kertas bekas yang dicampur lem. Bubur yang sudah jadi dituang ke cetakan, ditekan-tekan, didiamkan agak lama dan taraa…jadilah kura-kura kita. Untuk memperindahnya kita cat pakai cat poster. Jadi deh…tinggal dipasang di meja belajar atau dibuatkan pigura. Kami sedang merencanakan pigura itu.

Salam Keluaga SD Widodo Plampang

kreatifitasb1

Karya Kami Waktu Pelajaran Membaca

Pelajaran membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi kami. Soalnya di sini kami diberi buku-buku dan diajak membaca-baca. Tiap minggu, kami diminta membaca dari buku atau koran dan kemudian diminta membuat komentar singkat mengenai artikel atau bacaan yang baru kami baca. Kalau itu artikel dari koran, maka dipotong kemudian ditempelkan ke kertas bekas dan kami menuliskan komentarnya. Kalau dari buku ya kami menuliskan saja di kertas komentar kami.
Yang terpampang di sini adalah sebagian kecil karya kami minggu lalu. Yang dari koran, ada yang komentar soal obyek wisata, ada yang komentar soal pemilu—katanya anak kecil belum boleh ikut dan diam saja di rumah, dan ada yang komentar soal pertandingan PSS Sleman. Oya, kami juga boleh berkreasi menggambar setelah membaca sebuah buku. Ada yang gambar roket, ada juga yang bikin rumah, dan gunung. Pokoknya idenya dari bacaan kami. Banyak sih karya kami, tapi ini dulu ya yang di upload…

Nah kami kemudian diminta untuk mengetik apa yang kami tulis dan menghitung jumlah katanya…ooo…kami baru tahu kalau di komputer ada cara menghitung jumlah kata yang kami ketik.

Selamat menikmati

Salam Keluarga SD Widodo Plampang

baca1

baca2